
Pada tanggal 02 Desember 2025, Mahasiswa Program Studi Konservasi Hutan, Universitas Hasanuddin, melaksanakan rangkaian kegiatan Praktik Lapang Mata Kuliah Satwa Liar di kawasan Hutan Karaenta, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul). Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung di alam, memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai ekologi satwa liar, serta mengasah kemampuan pengamatan di lapangan.
Selama praktik lapang, mahasiswa mempelajari berbagai aspek ekologi satwa liar, mulai dari identifikasi tanda kehadiran satwa, pendokumentasian karakter habitat, hingga pemahaman dinamika populasi, khususnya pada satwa endemik Macaca maura, primata khas Sulawesi yang menjadi fokus utama pengamatan. Melalui pendekatan observasi langsung di habitat alaminya, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kepekaan ekologis sekaligus keterampilan analisis terhadap kondisi satwa dan lingkungannya.


Usai kegiatan praktikum, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pengabdian kepada Masyarakat melalui aksi bersih kawasan (clean-up) di beberapa titik jalur Hutan Karaenta. Bersama para dosen pendamping—Prof. Dr. Risma Illa Maurani S. Hut., M. NatRest., A. Siady Hamzah S. Hut., M.Si., dan Arida Fauziyah S. Si., M. Sc.—mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan pemungutan sampah, edukasi ringan kepada pengunjung, serta identifikasi titik rawan sampah di area wisata alam tersebut.

Aksi ini dilakukan sebagai wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam menjaga kualitas ekosistem, mendukung keasrian jalur wisata, dan meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian kawasan konservasi. Kegiatan gabungan antara pembelajaran dan pengabdian ini menekankan bahwa hutan bukan hanya ruang kuliah terbuka, tetapi juga ruang hidup yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.